Kemeriahan Gelar Budaya Kalurahan Wukirsari: Pertunjukan Jatilan Memukau di Hari Kedua
Kalurahan Wukirsari, 31 Oktober 2023
Pada hari kedua Gelar Budaya Kalurahan Wukirsari Tahun 2023 yang diselenggarakan di Halaman Balai Kalurahan Wukirsari, menampilkan pertunjukan seni yang mengagumkan dan memukau para pengunjung (31/10/23). Penonton memadati area gelar budaya untuk menyaksikan pertunjukan paling dinanti.
Acara dibuka dengan pentas seni Laras Madyo “Sedyo Laras” dari Dusun Geblok dilanjutkan dengan kesenian Hadroh “Al Jami’” dari Dusun Dawung. Gelar Budaya Kalurahan Wukirsari di hari kedua ditutup dengan Jathilan “Krido Turonggo Mudo Manunggal” dari Dusun Sembungan, sebuah pertunjukan seni tradisional yang kaya akan nuansa budaya Jawa.
Penonton mulai memadati halaman Balai Kalurahan Wukirsari ketika kesenian Laras Madyo dimulai. Seni pertunjukan rakyat yang menekankan nilai Islam dalam lagu yang dipadukan dengan gamelan jawa serta rebana memberikan nuansa tersendiri dalam acara tersebut. Lirik-lirik yang kental dengan syiar agama Islam menjadi ciri khas dari kesenian ini. Dilanjutkan dengan pementasan Hadroh yang memadukan tabuhan alat musik rebana dan sholawat, memeriahkan suasana di Halaman Balai Kalurahan Wukirsari.
Semangat yang memukau para penari jatilan ketika memasuki arena dengan busana warna-warni dan asesoris yang ikonik menjadi pertunjukan penutup di hari kedua. Para penari menampilkan gerakan-gerakan atraktif yang meleburkan kesenian, musik, dan spiritual dalam sebuah pertunjukan yang memikat. Langkah kaki yang lincah, diiringi musik gamelan yang memukau, membawa penonton dalam perjalanan yang mempesona ke dalam legenda dan tradisi Jawa kuno.
Kemeriahan gelar budaya di Kalurahan Wukirsari ini memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk tetap menghargai dan melestarikan seni tradisional. Melalui pertunjukan Jatilan yang memukau, mereka menggugah semangat kebanggaan akan warisan budaya yang kaya, mendorong semangat kebersamaan dan kecintaan akan seni tradisional.
Kemeriahan gelar budaya di Kalurahan Wukirsari, tak hanya menjadi ajang hiburan semata. Lebih dari itu, ini menjadi momen penting untuk memelihara dan mewariskan kekayaan seni dan budaya kepada generasi mendatang.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin