Lurah Wukirsari Serahkan Akta Kematian Langsung kepada Keluarga melalui Program LUKADESI

15 Januari 2025
Admin Wukirsari
Dibaca 99 Kali
Lurah Wukirsari Serahkan Akta Kematian Langsung kepada Keluarga melalui Program LUKADESI

Wukirsari, 15 Januari 2025

Lurah Wukirsari, Handung Tri Rahmawan, menyerahkan akta kematian kepada keluarga almarhum Bapak Susanto di Balangan, Karangpakis, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Rabu (15/1). Akta tersebut diterima langsung oleh Kurniawan Widiantoro selaku ahli waris. Penyerahan ini merupakan bagian dari implementasi Program LUKADESI (Keluarga Berduka Desa Siaga) yang telah berjalan sejak 2016.

Program LUKADESI adalah inovasi pelayanan akta kematian yang memadukan kerjasama antara Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kalurahan. Melalui program ini, setiap warga yang meninggal dunia mendapatkan akta kematian yang diserahkan langsung oleh lurah atau perangkat kalurahan, bahkan saat upacara pemakaman. Hal ini menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka.

Proses pelaporan melalui LUKADESI sangat sederhana. Warga cukup melaporkan kejadian kematian melalui dukuh setempat dengan menggunakan aplikasi WhatsApp. Selanjutnya, petugas pelayanan umum Kalurahan Wukirsari akan memverifikasi dokumen, mengajukan permohonan penerbitan akta ke Disdukcapil Kabupaten Sleman, dan memastikan akta diterbitkan dalam waktu singkat.

Kecepatan layanan ini memungkinkan akta kematian diserahkan kepada keluarga almarhum tanpa penundaan, sehingga mereka tidak perlu terbebani oleh urusan administratif saat masa berkabung.

Lurah Handung Tri Rahmawan menegaskan bahwa Program LUKADESI adalah bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang responsif. "Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang sedang berduka tidak perlu mengkhawatirkan proses administrasi. LUKADESI hadir untuk membantu dengan cepat dan tepat, sehingga keluarga bisa fokus pada proses pemakaman dan doa," jelas Lurah Handung.

Program LUKADESI telah mendapatkan apresiasi dari masyarakat dan menjadi contoh pelayanan publik yang penuh empati, mengedepankan kebutuhan masyarakat, dan menghadirkan solusi yang praktis di saat sulit. Inovasi ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi pelayanan serupa di wilayah lainnya.